Selamat Datang di Blog RICO FERDIANSYAH : Seputar Detoksifikasi
Penyumbatan pembuluh darah bisa berakibat sangat fatal, mulai dari serangan jantung, stroke hingga kematian!!!

Penyumbatan pembuluh darah bisa berakibat sangat fatal, mulai dari serangan jantung, stroke hingga kematian!!!

“Penyumbatan pembuluh darah dapat terjadi hampir di semua bagian tubuh, namun yang lebih menyebabkan kematian adalah bila terjadi di jantung dan otak. Bila terjadi di daerah jantung akan menyebabkan serangan jantung (Infark), sementara penyumbatan yang terjadi di daerah leher hingga otak akan memicu stroke. Penyumbatan juga dapat terjadi pada daerah kaki (claudicasio) dan bahkan pada ginjal, yang akhirnya bisa menyebabkan terjadinya gagal ginjal," terang Dr. Abbas.

Plak penyebab utamanya!
Biang kerok dari semua penyumbatan itu adalah ‘sampah’ yang sering disebut-sebut bernama plak. Apa itu plak? Ibarat saluran irigasi, pembuluh darah merupakan bagian dari sistem sirkulasi yang menyalurkan nutrisi, oksigen dan berbagai elektrolit yang dibutuhkan oleh sel dan organ di tubuh, serta berperan pula membawa zat hasil sisa metabolisme. Laju aliran darah dalam pembuluh dapat terganggu oleh adanya endapan atau deposit lemak yang menempel di dinding dalam (endotel), dan inilah yang disebut plak.

“Dinding pembuluh darah yang dipenuhi oleh plak, tentu saja akan menyempit dan kalau jumlahnya makin banyak bisa menyebabkan penyumbatan. Akibat lain, lapisan endotel pun bisa menjadi rapuh. Bila lapisan endotel pecah (plaque fracture), akan terjadi penggumpalan darah pada area tersebut, hingga menyumbat total pembuluh darah,” Dr. Abbas menuturkan. “Diameter pembuluh darah yang menyempit lebih dari 50%, akan menyebabkan defisit aliran darah pada pembuluh tersebut.”

Faktor mempercepat penyumbatan pembuluh darah. Menurutnya, penyempitan pembuluh darah akan dialami semua orang, karena hal ini merupakan proses degeneratif -seiring semakin tuanya umur seseorang. Tapi, jika seseorang menjalani pola hidup sehat, kondisi itu mungkin baru terjadi pada usia 80-90 tahun. Sayangnya, terkadang hal itu datang lebih awal. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat mempercepat proses penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah:
1. Kadar kolesterol total dan LDL tinggi. Selain asupan makanan, faktor keturunan juga bisa menyebabkan seseorang memiliki kadar LDL tinggi.
2. Penderita diabetes. Penyakit diabetes dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan kolesterol, hingga dapat meningkatkan kadarnya dalam darah. Diabetes juga bisa menyebabkan kerusakan endotel (disfungsi endot) sehingga plak akan lebih cepat terbentuk.
3. Stres. Jika terjadi peningkatan hormon ‘kortisol’ yang melebihi batas normal maka bisa memicu stres dan meningkatnya kadar LDL dalam darah.
4. Tekanan darah tinggi (Hipertensi). Semakin tinggi tekanan darah seseorang, maka gesekan antara aliran darah dengan dinding pembuluh darah akan semakin tinggi. Akibatnya dinding pembuluh darah lecet (inflamasi) yang menyebabkan peradangan, penebalan, dan bisa berakhir pada pengapuran.
5. Rokok. Merokok dapat menyebabkan timbulnya penyakit arteriosklerosis, yaitu menebal dan mengerasnya pembuluh darah sehingga menyebabkan elastisitas pembuluh darah menjadi hilang. Ini dapat berujung pada penyumbatan.

Deteksilah sejak dini, Denyut Nadi, Tekanan Darah, akumulasi Tingkat Stress, Elastisitas Pembuluh Darah Anda serta Kinerja Jantung Anda, untuk mengetahui kondisinya yang sangat berpengaruh besar terhadap munculnya berbagai penyakit.










Selamat Datang di Blog RICO FERDIANSYAH : Seputar Detoksifikasi Lainnya
Perut Buncit No
Perut Buncit No
Selasa, 22 Maret 2016 15:55 WIB
Banyak yang beranggapan orang dengan perut buncit identik dengan orang kaya. Nah loh...Ini sudah tidak jamannyalagi. Orang yang kaya
DIET dan DETOX
DIET dan DETOX
Senin, 14 Maret 2016 15:58 WIB
"Diet" dan "Detox" merupakan gaya hidup yang bertujuan meningkatkan penampilan dan kesehatan
Sakit dada sebelah kanan
Sakit dada sebelah kanan
Rabu, 16 Maret 2016 16:37 WIB
Sakit dada sebelah kanan jarang diperhatikan karena orang lebih berkonsentrasi pada jantung yang ada di dada sebelah kiri. Padahal sakit dada sebelah kanan terkait dengan beberapa penyakit serius yang menimpa tubuh, terutama pada orang tua.
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.
Rekomendasi Produk
Premium Detox 4 Minggu
Untuk 10 Organ : Darah, Jantung, Usus Besar/Kecil, Hati, Ginjal, Paru-Paru, Otot, Rangka, Sendi & Kulit

Rp 10.067.600
Rp 7.500.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya RICO FERDIANSYAH Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081372502250 atau di WhatsApp 081372502250 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp